| By Valerie Patkar

Seberapa Sehat Sih Makanan Yang Kamu Makan?

Menurut Naked Addicts, seberapa sehat sih makanan yang biasa kalian makan sehari-hari?

Karena aktivitas yang padat dan kesibukan yang tidak bisa dihindari, kebanyakan orang memilih untuk makan makanan yang gampang mereka temui di jalan atau dimanapun. Tujuan yang diincar adalah; makan kenyang dan mudah. Tapi sedikit orang yang menyadari, kalau pola hidup seperti itu bisa berakibat buruk untuk kesehatan.

Nasi Goreng

Di daerah Asia, nasi goreng merupakan salah satu makanan yang banyak digemari oleh orang. Pada kawasan Asia memang orang-orangnya lebih suka dengan makanan yang dimasak dengan bumbu atau rempah dengan rasa yang kuat. Makanan berupa nasi goreng ini sangat banyak digemari terutama di Asia tenggara seperti Thailand dan juga Indonesia. Nasi goreng seringnya dimasak dengan berbagai kombinasi rempah dan bumbu yang akan semakin menambah rasa nikmat dari masakan ini.

Bumbu yang digunakan seperti bawang putih, bawang merah, merica, garam, kecap serta MSG. Untuk bahan tambahan biasanya akan ditambah dengan telur serta berbagai macam sayuran. Sayuran yang sering ditambahkan dalam nasi goreng seperti wortel, jamur, sawi, tomat serta timun. Bahan lain yang sering ditambahkan untuk menambah kelezatan nasi goreng seperti udang, daging serta sosis.

Dipandang sekilas dengan mata orang awam tanpa pengetahuan yang mendalam terhadap kesehatan dan gizi, nasi goreng merupakan makanan yang mengandung banyak gizi karena sudah lengkap dengan karbohidrat, sumber protein baik protein nabati ataupun hewani serta berbagai macam vitamin dan nutrisi dari berbagai macam bahan tambahan yang ada dalam sajian nasi goreng. Tetapi jika dipandang dari kacamata dan pandangan kesehatan, maka nasi goreng yang merupakan makanan lezat dan nikmat ini ternyata mempunyai beberapa bahaya bagi kesehatan tubuh, apalagi jika sering dan rutin mengonsumsi nasi goreng, maka efek bahaya bagi kesehatan akan semakin nyata dan terasa. Beberapa efek buruk dan bahaya nasi goreng bagi kesehatan yaitu sebagai berikut:

1. Meningkatkan berat badan

Bagi kaum wanita masalah berat badan yang berlebih merupakan salah satu yang menjadi masalah cukup rumit untuk diatasi. Seoarang wanita akan merasa kurang percaya diri jika mengalami berat badan yang berlebih, karena memang pandangan banyak orang bahwa wanita yang cantik yaitu salah satu kriterianya adalah memiliki berat badan yang ideal.

Nasi goreng merupakan makanan yang terbuat bahan-bahan yang banyak mengandung kalori tinggi seperti nasi putih, minyak atau terkadang sering menggunakan mentega, telur, daging kecap, serta bahan lainnya yang mengandung kalori tinggi sehingga dapat menyebabkan berat badan seseorang yang sering mengkonsumsinya akan bertambah banyak. apalagi jika sering mengkonsumsi nasi goreng pada malam hari maka efek kenaikan berat badan akan semakin cepat dan mudah terjadi.

Bagi orang yang telah mempunyai berat badan yang lebih bisa saja menjadikan orang tersebut dalam kondisi obesitas. Obesitas ini merupakan kondisi kelebihan berat badan yang terlalu berlebihan sehingga menjadikan tubuh tidak sehat dan lebih mudah terserang penyakit dari pada orang yang memiliki berat badan yang ideal.

2. Darah tinggi

Darah tinggi lebih sering disebabkan karena kebanyakan mengonsumsi natrium. Natrium merupakan zat yang banyak terdapat dalam garam. Nasi goreng merupakan makanan yang banyak mengandung garam karena untuk menyeimbangkan rasa pada nasi goreng karena banyak ditambahkan bahan dengan rasa manis seperti gula dan kecap, sehingga perlu ditambahkan banyak garam yang akan menambah kandungan natrium tinggi dalam nasi goreng. Selain itu nasi goreng juga mengandung minyak sayur yang berubah menjadi lemak trans.

Lemak trans ini dalam kondisi panas maka akan menyebabkan penyempitan pada pembuluh arteri yang selanjutnya akan meningkatkan resiko terkena darah tinggi.

3. Jantung

Jantung merupakan penyakit yang tidak bisa dianggap remeh dan enteng. Penyakit ini sangat berbahaya bagi keselamatan jiwa jika dibiarkan saja, apalagi jika sampai kondisinya parah.

Penyakit jantung ini bisa berisiko timbul pada orang yang sering mengkonsumsi makanan dengan kandungan tinggi lemak jenuh. Lemak jenuh atau secara medis sering disebut dengan lemak trans merupakan jenis lemak yang susah dicerna oleh tubuh sehingga memicu efek buruk bagi kesehatan salah satunya yaitu jantung.

Nasi goreng merupakan makanan yang mengandung banyak lemak jenuh karena menggunakan minyak sayur yang dipanaskan dengan suhu yang tinggi, sehingga minyak sayur tersebut akan berubah menjadi lemak yang tidak sehat. Nasi goreng mengandung lemak trans yang akan menambah kadar kolesterol buruk dalam tubuh dan akan menurunkan jumlah kolesterol baik dalam tubuh.

4. Stroke

Penyakit stroke merupakan penyakit yang sangat menakutkan karena dapat menimbulkan otot-otot tubuh menjadi tidak bisa digunakan dengan baik bahkan tidak bisa digerakan. Penyakit stroke parah dapat mengakibatkan otot-otot tubuh mati sehingga tidak lagi bisa bekerja bahkan tidak bisa digerakkan seperti sebelumnya saat sehat.

Nasi goreng merupakan makanan yang mengandung lemak jenuh yang susah untuk dicerna oleh tubuh, bahkan merupakan lemak yang terkenal sebaik lemak buruk. Terlalu sering mengkonsumsi nasi goreng maka akan bisa memicu mudahnya seseorang terkena stroke.

5. Kanker

Nasi goreng merupakan makanan dengan bahan pokok nasi putih yang mengandung karbohidrat tinggi. Makanan yang mengandung karbohidrat tinggi seperti nasi, singkong, kentang, ubi, roti dan makanan lainnya dengan kandungan karbohidrat inggi jika dimasak dengan cara digoreng akan memberikan efek negatif terhadap kesehatan yaitu akan merangsang pembentukan senyawa karsinogenik.

Senyawa karsinogenik ini disebut dengan akrilamida. Senyawa ini merupakan senyawa yang bersifat racun dan akan memicu timbulnya kanker dalam tubuh. Makanan dengan kandungan karbohidrat tinggi akan mengandung sedikit mengandung senyawa racun tersebut jika dimasak dengan cara direbus atau dikukus.

Senyawa akriamida ini sangat berbahaya efeknya bagi kesehatan tubuh yaitu dapat memicu timbulnya penyakit kronis seperti kanker, gangguan kesuburan, tumor, keguguran, kerusakan syaraf serta dapat mengganggu kesehatan kehamilan yang dapat menyebabkan kelahiran bayi cacat.

Kanker ada bermacam-macam jenisnya,, kanker yang disebabkan karena terlalu sering mengkonsumsi nasi goreng yaitu seperti kanker kelenjar tiroid. Kanker ini cenderung karena disebabkan penggunaan minyak goreng yang berulang kali. Saat memasak nasi goreng kerap kali orang menggunakan minyak bekas yang telah digunakan untuk memasak yang lain. hal lain yang dapat memicu kanker ini yaitu karena nasi goreng yang ditambah dengan mentimun. Kandungan minyak yang terdapat pada nasi goreng jika tercampur dengan getah irisan mentimun maka akan bereaksi menjadi zat racun. Hal inilah yang sangat berbahaya memicu timbulnya kanker kelenjar tiroid.

Jenis kanker lain yang disebabkan terlalu sering mengkonsumsi nasi goreng yaitu kanker hati. Hal ini disebabkan karena nasi goreng yang telah dimasak didiamkan sampai beberapa jam baru dimakan, atau menyiman nasi goreng untuk dimakan di lain waktu. Nasi goreng yang tidak langsung dikonsumsi setelah dimasak atau didiamkan berjam-jam baru dimakan maka akan berbahaya untuk kesehatan karena kandungan zat akrilamid yang ada dalam makanan yang digoreng akan bereaksi sehingga akan memicu terjadinya kanker hati.

Sate Ayam

Sate Ayam adalah makanan berbumbu kacang yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.  Sate Ayam mengandung energi sebesar 227 kilokalori, protein 41,3 gram, karbohidrat 1,8 gram, lemak 6,1 gram, kalsium 17 miligram, fosfor 405 miligram, dan zat besi 2,2 miligram.  Selain itu di dalam Sate Ayam juga terkandung vitamin A sebanyak 5 IU, vitamin B1 0,13 miligram dan vitamin C 0 miligram.  Hasil tersebut didapat dari melakukan penelitian terhadap 100 gram Sate Ayam, dengan jumlah yang dapat dimakan sebanyak 100 %.

Informasi Rinci Komposisi Kandungan Nutrisi/Gizi Pada Sate Ayam :

Nama Bahan Makanan : Sate Ayam
Nama Lain / Alternatif : Sate Daging Ayam
Banyaknya Sate Ayam yang diteliti (Food Weight) = 100 gr
Bagian Sate Ayam yang dapat dikonsumsi (Bdd / Food Edible) = 100 %
Jumlah Kandungan Energi Sate Ayam = 227 kkal
Jumlah Kandungan Protein Sate Ayam = 41,3 gr
Jumlah Kandungan Lemak Sate Ayam = 6,1 gr
Jumlah Kandungan Karbohidrat Sate Ayam = 1,8 gr
Jumlah Kandungan Kalsium Sate Ayam = 17 mg
Jumlah Kandungan Fosfor Sate Ayam = 405 mg
Jumlah Kandungan Zat Besi Sate Ayam = 2,2 mg
Jumlah Kandungan Vitamin A Sate Ayam = 5 IU
Jumlah Kandungan Vitamin B1 Sate Ayam = 0,13 mg
Jumlah Kandungan Vitamin C Sate Ayam = 0 mg
Khasiat / Manfaat Sate Ayam : – (Belum Tersedia)
Huruf Awal Nama Bahan Makanan : S
Sumber Informasi Gizi : Berbagai publikasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia serta sumber lainnya.

Keterangan :
Riset/penelitian pada Sate Ayam yang berbeda bisa menghasilkan perbedaan hasil yang didapat karena berbagai faktor yang mempengaruhi.  Mohon maaf apabila ada kesalahan atau kekurangan pada informasi daftar komposisi bahan makanan Sate Ayam ini.  Semoga informasi kandungan gizi/nutrisi Sate Ayam ini bisa bermanfaat untuk kita semua.  Terima Kasih.

Mie Instan

Siapa yang tidak mengenal Mie Instan. Makanan ini memang sangat terkenal di seluruh dunia khususnya di wilayah Asia. Di Indonesia sendiri makanan ini hadir dengan berbagai merk juga rasa dan membuat penggemar makanan ini tidak sedikit. Sebenarnya sudahbanyak yang paham bahwa Mie Instan adalah makanan yang memiliki bahaya dan tidak baik untuk dikonsumsi. Namun efek mengenyangkan juga harga yang murah menjadi alasan utama mengapa makanan yang mengancam kesehatan ini tetap laku terjual habis. Inilah 20 macam bahaya makan mie instan yang sangat mematikan:

  1. Kerusakan hati. Mengkonsumsi mie instan yang terlalu sering atau rutin dapat menyebabkan kerusakan hati. Mie Instan mengandung zat berbahaya salah satunya Proplene Glycol yang jelas merusakan dan menganggu kerja hati.
  2. Gagal Ginjal. Kandungan Proplene Glycol juga mengundang penyakit lain yaitu merusak kerja ginjal sebagai salah satu organ vital dalam tubuh kita. Penyakit ginjal tersebut berupa penyakit gagal ginjal.
  3. Diabetes. Mie Instan meski memiliki rasa cenderung gurih juga mengandung banyak kandungan gula di mana dapat menyebabkan penyakit Diabetes. Secara tidak langsung kandungan gula tersebut diserap secara baik oleh tubuh kita.
  4. Kencing manis. Kandungan gula yang melimpah dalam Mie Instan juga memicu kita terjangkit kencing manis. Bisa saja mencapai Diabetes, bisa juga memang karena kandungan gula keluar dalam air seni.
  5. Meningkatkan kadar kolesterol. Makanan yang dapat meningkatkan kadar kolesterol bukan hanya makanan bersantan atau aneka makanan laut tetapi ternyata Mie Instan juga menjadi salah satu makanan yang dapat meningkatkan kadar kolesterol karena kandungan garam yang tinggi.
  6. Mengganggu hormon bagi wanita. Mie Instan yang dikonsumsi rutin atau berlebihan bagi wanita memberi bahaya tersendiri salah satunya mengangganggu hormon karena Sodium yang terkandung dalam Mie Instan. Hal ini menyebabkan jadwal bulanan seperti menstruasi dapat terganggu hingga menimbulkan jerawat.
  7. Menggangu hormon seks bagi pria. Jika bagi wanita menganggu hormon bulanan, bagi pria efek negatif Mie Instan juga berlaku. Mie Instan yang kaya kan zat kimia akan mengganggu hormon pria dalam hal seks di mana mereka tidak dapat mengontrol gairah seks mereka.
  8. Memicu tekanan darah tinggi. Pada umumnya tekanan darah seseorang normalnya adalah 130/80. Tetapi Mie Instan akan menaikannya alias memicu tekanan darah tinggi terjadi karena zat kimia berbahaya di dalamnya yang tidak terlihat.

Makanan Pedas

Jika kamu salah satu penggemar makanan pedas, sebaiknya kurangilah kebiasaan mengkonsumsi kudapan pedas secara berlebihan. Rasa pedas sebenarnya juga memiliki berbagai manfaat bagi tubuh kita, seperti memperlancar sistem pencernaan, menyehatkan jantung, serta mengandung sumber vitamin A, B, C dan E.

Akan tetapi jika makanan pedas dikonsumsi secara berlebihan dengan tingkat kepedasan yang tinggi justru akan berbahaya bagi kesehatan, khususnya untuk lambung.

Gorengan

Makan gorengan panas di tengah dinginnya musim penghujan tentu sangat nikmat. Satu potong gorengan rasanya kurang nendang.

Tak terasa lebih dari lima gorengan masuk ke dalam perut. Padahal gorengan adalah makanan yang paling tak disarankan untuk hidup sehat.

Adakah cara bersiasat untuk menghindari dampak negatif gorengan? Dr. Fiastuti menjawabnya dengan mengajak kita berhitung kandungan kalori dalam satu potong gorengan. “Disarankan kita boleh mengonsumsi lemak sebesar 30 persen. Kalau kebutuhan kalori sehari kita untuk aktivitas sedang 1500-1800 kalori, berarti lemak yang boleh dikonsumsi paling banyak 600 kalori,” katanya.

Bila satu gram lemak mengandung 9 kalori, berarti lemak yang boleh dikonsumsi dari 600 kalori adalah 66 gram. Dikonversikan pada minyak, satu sendok makan minyak beratnya 10 gram. “Berarti yang diperbolehkan adalah enam sendok makan minyak. Padahal untuk deep fried, tidak mungkin kan hanya menggunakan enam sendok makan minyak,” katanya.

Jumlah enam sendok makan minyak itu belum termasuk lemak yang dikonsumsi dari satu potong ayam dengan kulit. “Satu potong ayam dengan kulit mengandung 10 gram lemak. Padahal mungkin sehari kita makan dua atau tiga potong ayam. Belum termasuk, lemak dari telur dan susu,” ujar Dr. Fiastuti.

Selain itu, 30 persen lemak yang dikonsumsi sehari seharusnya tidak melulu terdiri dari lemak jenuh. Sebaiknya 30 persen lemak itu terdiri dari 10 persen lemak jenuh, 10 persen lemak tak jenuh tunggal dan 10 persen lemak tak jenuh ganda. Padahal minyak untuk menggoreng itu adalah lemak jenuh. “Dengan hanya 10 persen, jumlah minyak semakin tak cukup untuk menggoreng,” katanya.

Jadi dengan kata lain, tak ada tempat untuk gorengan dalam makanan kita sehari-hari? “Tepat sekali,” jawab dokter yang setiap hari mengudap makanan kecil serba rebus dan kukus ini. Sedikit minyak itu bisa digunakan untuk menumis sayuran atau sedikit membasahi wajan antilengket ketika menggoreng telur.

Bahaya dari makan gorengan untuk kesehatan ada pada pembuluh darah. Minyak yang sehat seperti minyak kedelai dan zaitun sekali pun, ketika dipanaskan tinggi berubah menjadi lemak trans. Nah, lemak trans inilah yang melukai dan merusak pembuluh darah yang semula mulus. “Ketika terjadi kolesterol berlebih di dalam darah, kolesterol itu menempel di pembuluh yang luka. Penempelan itu semakin banyak hingga akhirnya menyumbat pembuluh darah,” papar Dr. Fiastuti.

Bahaya yang lain adalah gorengan berisiko meningkatkan faktor risiko keganasan atau kanker.

Jadi gimana Naked Addicts? Masih mau makan sembarangan engan resiko yang besar?

Yuk ganti pola makan kamu sekarang supaya bisa menjalani hidup sehat! Selalu mulai hari kamu dengan sebotol jus buah sayur dari Naked Press! Being healthy is a choice, not an option.

Green love,

Naked Press

Leave A Comment

April Guest Editor